kursi dan hengpon
saya ingin berbagi cerita, tentang apa yang baru saya alami. kejadian ini sebenarnya telah beberapa kali saya alami, bahkan nyaris menganggapnya sebagai hal yang lumrah.
dalam satu perjalanan udara, saya mendapat jatah sit 12A sebelah jendela, tiba pada nomor yang dimaksud ternyata sudah ditempati bapak tua mirip gurunya sun go kong, ditemani (nampaknya) istri tercinta disebelahnya, sama tuanya!
ada keinginan untuk mencari tahu dan menempatkan bapak tua mirip gurunya sun go kong itu pada kursinya yang benar, tapi urung demi terpikir mungkin ia sedang ingin menikmati perjalanan dan melihat pemandangan dari sisi jendela pesawat, apa salahnya memberi kesenangan pada orang tua, toh masih ada kursi kosong di sebelah si nyonya tua, bahkan bisa lebih leluasa seandainya hasrat ke belakang mulai menyerang.
teman saya
`menulislah dari hatimu, sesederhana apa pun bentuk dan isinya, akan mampu sampai di hati pembacamu`
baru aja membuka hari, dah kena sentil dhodie. inilah salah satu manfaat pertemanan ala dunia maya. seakan semua berlomba-lomba memberi semangat buat temannya yang masih berselimut untuk pergi bergegas menjemput impian…. setidaknya ini yang telah saya rasakan, menyapa teman2 plurk saban pagi seolah punya energi lebih, dan begitu indah bila juga dirasakan oleh teman2 kita
sekian lama berteman dengan dunia maya, rasanya baru kali ini pertemanan jadi lebih bermutu. tidak seperti teman lain yang bermula dari blogger yang berlanjut ke social networking lain, saya malah bermula dari plurk dan entah bagaimana cerita bermula, saya koq ya bertemu dengan penggiat blog atau malah mungkin penggila blog, jadilah saya mencoba [lagi] ngeblog!
blog bagi saya, tiada lain memori eksternal, menemani otak yang kapasitas dan kemampuannya tidak bisa di-upgrade lagi. menampung sesuatu yang mungkin untuk sementara waktu keluar dari otak dulu, memberi kesempatan otak berpikir dengan fresh. makanya mungkin blog saya masuk kelompok personal blog, karena teman dalam perjalanan menghabiskan waktu, menjadi bayang semu..haiyyyah!
loooh..koq malah ngelantur, padahal niatnya hari ini mo posting tentang singkawang. ini pasti ulahnya dhodie yang telah menghipnotis tretnya di plurk. awas lu dhod!!
tentang singkawang? …nanti aja ah!
Marhaban yaa Ramadhan
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” (Al-baqarah:183)
Alhamdulillah, Sebentar lagi, mudah2an kita masih bisa menyambut tamu istimewa, yang datangnya tidak tiap bulan, melainkan hanya sekali dalam setahun. Tamu mulia, yang tiap kali kedatangannya membawa kebaikan, barokah, rahmat dan ampunan, begitu jarang mengunjungi kita, hingga kita rindu ingin bertemu. Apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut tamu mulia, tamu istimewa?
Doa Malaikat Jibril menjelang ramadhan: Ya..Allah tolonglah abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan ramadhan dia tidak melakukan hal2 sebagai berikut:
- Tidak mememohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada)
- Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri
- Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya
maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pun mengatakan amin sebanyak 3 kali
Dapat kita bayangkan, yang berdoa malaikat dan yang mengaminkan Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.
Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah, kami TERLEBIH DAHULU MEMOHON MAAF jika kami sekeluarga ada berbuat kesalahan, baik yang tidak di sengaja maupun yang di sengaja , semoga kita dapat menjalani ibadah puasa dengan baik ..
Mata kadang salah melihat….
Mulut kadang salah berucap…..
Hati kadang salah menduga…..
Maafkan segala kekhilafan yang pasti ada….
Sungguh cantik kain plekat, dipakai orang pergi ke pekan.
Puasa Ramadhan semakin dekat, khilaf dan salah mohon dimaafkan
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
~ MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN ~
Kado Ulang Tahun : MERDEKA
Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa indonesia
Mer…de…ka…
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih dikandung badan
Kita tetap setia, tetap sedia
Mempertahankan indonesia
Kita tetap setia, tetap sedia
Membela negara kita
64 tahun usia kemerdekaan kita, telah banyak doa dan harapan memaknai tiap kali kita memperingati hari dimana hati, pikiran, jiwa dan raga kita menyatu menyerukan kata MERDEKA. Kita patut bangga, tidak semua bangsa dan negara mampu meneriakkan MERDEKA sepenuh hati meski di hari kelahiran negaranya, selayaknya kita yang dengan semangat perjuangan nan patriotis, dengan gemuruh didada, menyentuh jiwa dan raga, dengan bangga meneriakkan M.E.R.D.E.K.A. Read more…
seminggu kemarin
seminggu kemarin, tak disangkal lagi merupakan pekan yang padat, sibuk, melelahkan bahkan menyakitkan. bagaimana tidak, dimulai dari perasaan tidak nyaman di badan yang belakang baru ketahuan ternyata dari MALARIA…doooh seumur umur baru kali ini kena virus nyamuk. dari singkawang langsung meluncur susah payah ke pontianak, terbang langsung ke bogor, masuk IGD RSU PMI Bogor bareng dengan korban kecelakaan, belakang baru tau ternyata baru aja terjadi tabrakan KRL di sekitar Kebon Pedes.
hari itu ternyata memang harinya musibah, duh gusti!. ada yang lucu ketika saya masuk IGD berbarengan dengan masuknya para korban tabrakan KRL, rupanya dari sekian pasien yang masih shock, trauma dan luka2, masih ada yang bisa ditanyai macem2, nama, umur, alamat, jepret sana sini, …setelah itu saya dah gak tahan pengen liat tampang mereka, dengan santainya saya bilang “mas saya bukan korban KRL” … wooooo bilang dari tadi, laaa sampeyan gak ngomong. Read more…
Indonesia memilih…..
Alhamdulillah, tunai sudah partisipasi saya memenuhi undangan bunda pertiwi,…halllah sok patriotis banget….padahal ya cuma nyontreng. Nyontreng atawa contreng, centang, ceklis…apalah itu, kegiatan mencoret dua garis membentuk hurup V….hurup ‘pe’ ceuk urang sunda mah, kerjaan yang mudah bukan, ya memang semudah itulah, …sampai2 prabowo juga bilang ternyata nyontreng itu gak sulit kok
Nyontrengnya memang mudah, yang sulit itu memilih diantara beberapa pilihan, lebih sulit lagi kalau diantara pilihan2 itu tidak ada yang enak dihati. Tapi bukankah katanya hidup ini juga memilih, memilih yang baik dari yang buruk, pilih kanan atau kiri, pilih ya atau tidak…jadi kita sebenarnya sudah terbiasa berada dalam suasana pilihan2 itu…dan hari ini pilihannya adalah nyontreng atau nggak…klo nyontreng ya lanjutkan pilihan berikutnya…kalo gak ikut nyontreng ya lanjutkan juga liburannya…gitu aja koq repot! Read more…
Ruang Publik, makin terancam
Lagi, ruang publik nyatanya bukan lagi tempat yang nyaman buat warga negeri ini. Bukan hanya tidak nyaman namun justru tidak terlindungi dan mengancam nyawa kita. Di terminal bis, stasiun kereta api, di dalam bis kota dan di dalam kereta api bahkan di dalam angkot, berapa banyak yang sudah menjadi korban teror tukang copet. Bentuknya pun beragam dari mulai yang paling halus “cuma” minta layaknya peminta-minta hingga penjambretan, penodongan dengan ancaman dan kekerasan. Tidak hanya itu, pelakunya pun makin lama makin nekat, mereka melakukan aksinya tidak di tempat gelap lagi sepi, tapi di siang bolong di keramaian bahkan di depan markas petugas keamanan. Read more…









Trima kasih komennya.....